Desa BATURAGUNG
Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan
BUMDes Ngudi Rahayu Baturagung Gelar Laporan Bulanan dan Bahas Keberlangsungan Program Ketahanan Pangan
Baturagung.id, 20 Mei 2026 - Pemerintah Desa bersama pengurus BUMDes Ngudi Rahayu Baturagung menggelar kegiatan laporan bulanan untuk periode Februari, Maret, dan April 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan penuh semangat kebersamaan dan tanggung jawab dalam rangka evaluasi serta perencanaan program usaha BUMDes ke depan. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Baturagung, jajaran perangkat desa, pengurus BUMDes, anggota BPD Baturagung, serta pendamping desa.
Dalam forum tersebut, pengurus BUMDes menyampaikan berbagai laporan penting yang meliputi laporan keuangan, capaian kegiatan usaha selama tiga bulan terakhir, hingga rencana pengembangan program usaha ke depan. Suasana rapat berlangsung aktif dengan berbagai masukan dan saran yang disampaikan oleh peserta rapat demi kemajuan BUMDes dan keberlanjutan usaha desa.
Direktur BUMDes dalam pemaparannya menjelaskan bahwa selama bulan Februari hingga April, sejumlah unit usaha masih berjalan dengan baik dan terus berupaya meningkatkan pendapatan desa. Selain itu, BUMDes juga mulai memfokuskan perhatian pada pengembangan program ketahanan pangan (Ketapang) yang direncanakan melalui usaha keramba perikanan.
Program keramba tersebut dinilai memiliki potensi cukup baik untuk mendukung ketahanan pangan desa sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Namun demikian, dalam pembahasan rapat, para peserta memberikan banyak masukan agar program tersebut benar-benar dikaji secara matang sebelum direalisasikan secara penuh.
Kepala Desa Baturagung dalam sambutannya menyampaikan bahwa setiap program yang dijalankan BUMDes harus tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan perhitungan yang matang agar tidak menimbulkan kerugian di kemudian hari. Menurutnya, pengembangan usaha memang penting, tetapi harus dibarengi dengan kajian yang mendalam baik dari sisi modal, risiko usaha, hingga keberlangsungan pasar.
Peserta rapat dari unsur BPD Baturagung juga memberikan tanggapan terkait rencana usaha keramba tersebut. Mereka berharap pengurus BUMDes dapat melakukan survei lapangan, mempelajari kebutuhan pasar, menghitung biaya operasional, serta mempertimbangkan berbagai risiko yang mungkin terjadi sebelum program dijalankan secara besar-besaran.
Pendamping desa yang hadir dalam kegiatan itu turut memberikan arahan agar pengelolaan usaha BUMDes tetap berpedoman pada tata kelola yang baik dan profesional. Ia menegaskan bahwa pengembangan program ketahanan pangan harus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan sumber daya manusia, kondisi lingkungan, dan kesiapan anggaran.
Diskusi dalam rapat berlangsung cukup dinamis. Beberapa peserta menyampaikan dukungan terhadap program keramba karena dianggap dapat menjadi peluang usaha baru yang menjanjikan. Namun sebagian lainnya mengingatkan agar BUMDes tidak terburu-buru mengambil keputusan tanpa kajian yang matang, mengingat usaha perikanan juga memiliki tantangan tersendiri seperti biaya pakan, perawatan, hingga risiko gagal panen.
Melalui kegiatan laporan bulanan ini, diharapkan tercipta transparansi dan komunikasi yang baik antara pengurus BUMDes dengan Pemerintah Desa serta seluruh unsur yang terlibat. Selain menjadi sarana evaluasi, forum tersebut juga menjadi tempat untuk menyusun langkah strategis demi kemajuan BUMDes Ngudi Rahayu Baturagung agar semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Baturagung.
Dengan adanya masukan dari berbagai pihak, pengurus BUMDes berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola usaha serta melakukan kajian lebih mendalam terkait program keramba sebelum direalisasikan. Harapannya, seluruh program yang dijalankan nantinya benar-benar mampu mendukung ketahanan pangan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (MAH)



Sukijan
27 Januari 2026 02:31:42
Saya gak dapat ...