Desa BATURAGUNG
Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan
Warga Tumpah Ruah Rebutan Gunungan Apitan Sedekah Bumi Desa Baturagung
Baturagung, 23 April 2026 – Suasana meriah dan penuh antusiasme tampak jelas di depan Balai Desa Baturagung pada hari Kamis, 23 April 2026. Ratusan bahkan ribuan warga dari berbagai dusun di Desa Baturagung tumpah ruah memadati lokasi untuk mengikuti puncak acara tradisi tahunan Apitan Sedekah Bumi, yakni perebutan gunungan hasil bumi.
Sejak siang hari, warga telah berkumpul dengan penuh semangat menunggu dimulainya doa bersama yang menjadi rangkaian sakral dalam kegiatan tersebut. Setelah doa bersama selesai dilaksanakan sekitar pukul 13.30 WIB, suasana yang sebelumnya khidmat seketika berubah menjadi riuh penuh kegembiraan saat aba-aba perebutan gunungan diberikan.
Sebanyak lima gunungan yang berisi aneka hasil bumi seperti sayuran, buah-buahan, padi, serta berbagai hasil pertanian lainnya menjadi pusat perhatian warga. Gunungan-gunungan tersebut merupakan simbol rasa syukur masyarakat atas limpahan rezeki dan hasil panen yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Dengan penuh semangat, warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua, berbondong-bondong maju untuk memperebutkan isi gunungan. Mereka saling berebut dengan penuh keceriaan, namun tetap dalam suasana tertib dan penuh kebersamaan. Teriakan, tawa, dan sorak sorai warga menambah semarak suasana siang itu.
Menurut kepercayaan masyarakat setempat, hasil bumi yang diperoleh dari gunungan dipercaya membawa berkah dan keberuntungan. Oleh karena itu, tidak heran jika warga begitu antusias untuk mendapatkan bagian dari gunungan tersebut, meskipun hanya sedikit.
Kepala Desa Baturagung melalui panitia penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan Apitan Sedekah Bumi ini merupakan tradisi turun-temurun yang terus dilestarikan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur sekaligus mempererat tali silaturahmi antar warga. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang kebersamaan dan gotong royong yang masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar, aman, dan penuh kegembiraan. Antusiasme warga luar biasa, ini menunjukkan bahwa tradisi budaya kita masih sangat dicintai dan dijaga bersama,” ujar salah satu panitia.
Selain perebutan gunungan, rangkaian acara Apitan Desa Baturagung juga dimeriahkan dengan kirab gunungan keliling dusun, serta berbagai hiburan rakyat yang semakin menambah semarak perayaan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Baturagung senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, serta hasil panen yang melimpah di tahun-tahun mendatang. Tradisi Apitan pun diharapkan tetap lestari sebagai warisan budaya yang sarat makna bagi generasi selanjutnya. (MAH)



Sukijan
27 Januari 2026 02:31:42
Saya gak dapat ...