Desa BATURAGUNG
Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan
BBWS Pemali Juana Tinjau Penanganan Tanggul Jebol di Desa Baturagung, Kepala Desa Harapkan Normalisasi dan Peninggian Tanggul
Baturagung.id, Kamis, 5 Juni 2025 – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana yang berada di bawah naungan langsung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia melakukan peninjauan lapangan terhadap penanganan tanggul jebol di Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Peninjauan ini dilakukan setelah perbaikan Tanggul yang Jebol 9 Maret 2023 lalu dinyatakan selesai.
Tim teknis dari BBWS Pemali Juana hadir langsung ke lokasi tanggul yang mengalami kerusakan untuk melakukan pemantauan, pendataan kerusakan, serta analisis teknis terhadap penyebab jebolnya tanggul. Kegiatan ini juga sekaligus menjadi bagian dari upaya evaluasi menyeluruh dalam menyusun rencana perbaikan jangka pendek maupun jangka panjang.
Dalam kegiatan peninjauan ini turut hadir Kepala Desa Baturagung yang secara langsung menyampaikan keluh kesah serta aspirasi masyarakat kepada pihak BBWS. Dalam pernyataannya, Kepala Desa Baturagung menekankan pentingnya dilakukan normalisasi sungai dan peninggian tanggul secara menyeluruh, mengingat kondisi tanggul saat ini tidak lagi mampu menahan debit air saat musim hujan tiba.
“Kami sangat berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah pusat, dalam hal ini BBWS Pemali Juana dan Kementerian PUPR. Kami mohon agar tidak hanya dilakukan penanganan darurat, tetapi juga dilakukan normalisasi sungai dan peninggian tanggul agar bencana serupa tidak terulang setiap tahun,” ujar Kepala Desa dalam wawancaranya di sela-sela kegiatan peninjauan.
Pihak BBWS Pemali Juana menyambut baik masukan dari pemerintah desa dan warga. Mereka menyampaikan bahwa langkah penanganan darurat seperti pemasangan karung pasir (sandbag), penguatan tanggul sementara, dan pengalihan arus air sudah mulai dilakukan. Meski demikian, langkah-langkah tersebut hanya bersifat sementara dan perlu ditindaklanjuti dengan penanganan permanen melalui proyek rehabilitasi infrastruktur sungai secara menyeluruh.
“BBWS Pemali Juana juga telah memetakan kebutuhan teknis dan sumber daya yang diperlukan untuk perbaikan permanen. Kami juga telah menyampaikan hasil peninjauan ini kepada Kementerian PUPR sebagai bahan pertimbangan kebijakan lebih lanjut, termasuk usulan normalisasi sungai dan peninggian tanggul yang sangat dibutuhkan di wilayah ini,” terang salah satu perwakilan teknis dari BBWS.
Selain pihak desa dan BBWS, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah warga terdampak, perangkat desa, dan relawan. Mereka secara aktif terlibat dalam diskusi dan membantu tim di lapangan dalam proses peninjauan. Kejadian jebolnya tanggul ini telah merendam lahan pertanian, menghambat akses transportasi, serta menyebabkan gangguan pada aktivitas harian masyarakat sekitar.
Dengan adanya peninjauan langsung dari BBWS Pemali Juana, masyarakat Desa Baturagung berharap agar penanganan yang dilakukan tidak hanya bersifat reaktif, melainkan juga preventif, dengan membangun sistem pengendalian banjir yang kuat dan berkelanjutan. Ke depan, masyarakat juga berharap adanya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam menjaga dan merawat infrastruktur sumber daya air.
BBWS Pemali Juana menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen dalam menjaga dan memperkuat infrastruktur sungai di wilayah kerjanya, demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir seperti Desa Baturagung. (MAH)



Sukijan
27 Januari 2026 02:31:42
Saya gak dapat ...