Desa BATURAGUNG
Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan
Banjir Terjang Dusun Mintreng, Desa Baturagung, Akibat Tanggul Jebol di Sungai Tuntang, 1.000 KK Terdampak
Baturagung_Smartvillage, 21 Januari 2025 – Bencana banjir melanda Dusun Mintreng, Desa Baturagung, akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang di empat titik yang berdekatan. Peristiwa ini mengakibatkan 245 KK Dusun Tutup, 147 KK Dusun Lanjaran dan 668 KK Dusun Mintreng terdampak dan sebagian terpaksa mengungsi,ratusan hektar sawah juga tak luput dari bencana banjir ini, dan berpotensi menggagalkan panen yang hanya tinggal hitungan minggu.
Tanggul yang jebol disebabkan meluapnya air sungai Tuntang yang meluber keatas tanggul dan mengakibatkan jebolnya tanggul tersebut karena tidak kuat menahan air luapan. Akibatnya air membanjiri pemukiman warga di beberapa Dusun Mintreng, Dusun Lanjaran, Dusun Tutup dan area persawahan.
Pemerintah setempat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah segera menyiapkan dua titik pengungsian, yaitu Balai Desa Baturagung dan Masjid Dusun Lanjaran, untuk menampung warga yang terdampak.
Menurut keterangan warga, ketinggian air di beberapa wilayah mencapai lutut orang dewasa, sementara rumah-rumah yang lebih rendah terendam hingga mencapai dada. Banjir juga merusak 15 rumah dan sebagian bersar hanyut tersapu aliran air. Banjir ini bukan hanya berdampak pada kehidupan sehari-hari warga, tetapi juga mengancam sektor pertanian, terutama padi yang akan dipanen dalam waktu dekat. Para petani khawatir seluruh tanaman mereka rusak akibat genangan air yang terus meningkat.
Salah seorang warga mengungkapkan kekhawatirannya. “Sawah saya sudah siap panen, tapi sekarang sudah terendam air. Kami sangat cemas hasil panen yang sudah menunggu ini akan hilang begitu saja,” ujarnya dengan penuh keprihatinan.
Pihak desa bersama relawan terus bekerja keras membantu evakuasi dan pendistribusian bantuan kepada warga yang terdampak. Dinas terkait juga telah memerintahkan tim tanggap darurat untuk turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut, baik dalam hal perbaikan tanggul maupun pemenuhan kebutuhan dasar bagi para pengungsi.
Hingga kini, situasi masih memerlukan perhatian khusus, dengan upaya perbaikan tanggul yang jebol di Sungai Tuntang menjadi prioritas utama agar banjir tidak meluas lebih jauh. Warga yang terdampak diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas setempat demi keselamatan mereka.
Ke depan, pemerintah berencana untuk melakukan perbaikan dan peningkatan infrastruktur tanggul guna mencegah terulangnya kejadian serupa yang merugikan warga setempat.(MAH)



Desago
27 Agustus 2025 08:19:47
Gotong royong warga Mintreng Desa Baturagung menjadi bukti kekompakan dalam membangun akses jalan demi...