Desa BATURAGUNG
Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan
Kadus Mintreng Tinjau Progres Bantuan Pembangunan Rumah Hilang Korban Banjir Akibat Tanggul Jebol di Dusun Mintreng
Baturagung.id Rabu, 11 Juni 2025 – Kepala Dusun Mintreng, Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, secara langsung meninjau progres pembangunan rumah bantuan bagi warga yang menjadi korban bencana banjir akibat jebolnya tanggul pada 21 Januari 2025 lalu. Kegiatan peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah desa dalam memastikan bahwa proses rehabilitasi pasca bencana berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran.
Sebagaimana diketahui, peristiwa tanggul jebol yang terjadi awal tahun ini telah menyebabkan luapan air yang menggenangi sejumlah wilayah di Dusun Mintreng. Musibah tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah rumah warga, dengan beberapa rumah bahkan hilang terbawa arus deras. Dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat, terutama delapan kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan total dan dinyatakan tidak layak huni.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, pemerintah daerah melalui kerja sama lintas sektor, termasuk pemerintah desa, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim), serta BPBD Kabupaten Grobogan, menggulirkan program bantuan pembangunan rumah bagi warga terdampak. Saat ini, delapan unit rumah bantuan tengah dibangun dengan desain type 30, lengkap dengan pondasi yang lebih kuat dan konstruksi tahan banjir, untuk menjamin ketahanan bangunan di masa mendatang.
Kadus Mintreng dalam kunjungannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung proses pembangunan rumah tersebut. "Alhamdulillah, berkat sinergi antara pemerintah desa, kabupaten, dan para relawan, pembangunan delapan rumah untuk warga Dusun Mintreng yang menjadi korban banjir kini telah berjalan dengan lancar. Saya berharap pembangunan ini segera rampung agar warga dapat kembali menempati rumah mereka dan melanjutkan kehidupan secara normal," ujar beliau.
Ia juga menambahkan bahwa selain memastikan kelancaran pembangunan fisik, pihaknya terus melakukan pendampingan kepada para penerima bantuan agar rumah yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal serta terpelihara dengan baik. Menurutnya, pasca bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat agar proses pemulihan dapat berjalan berkelanjutan.
Delapan unit rumah yang dibangun tersebut berada di lahan aman yang telah ditetapkan bersama pemerintah desa, dengan mempertimbangkan faktor keselamatan dan keberlanjutan jangka panjang. Setiap rumah dibangun dengan ukuran tipe 30, mencakup ruang tamu, dua kamar tidur, dapur, dan kamar mandi. Rumah tersebut didesain untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga serta dibangun menggunakan material yang lebih kokoh sebagai antisipasi bencana serupa di masa depan.
Salah satu warga penerima bantuan, mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Saya dan keluarga sangat bersyukur. Rumah lama kami sudah tidak bisa dihuni lagi sejak banjir kemarin. Alhamdulillah sekarang dibangunkan rumah baru, kami sangat terbantu. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah peduli pada kami,” katanya haru.
Peninjauan ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah desa, khususnya Kadus Mintreng, tidak tinggal diam dalam menghadapi dampak bencana alam. Selain memastikan proses pembangunan berjalan sesuai jadwal dan spesifikasi teknis, peninjauan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam membangun kembali kehidupan yang sempat porak-poranda akibat bencana.
Diharapkan, program bantuan pembangunan rumah korban banjir ini dapat menjadi titik awal pemulihan yang lebih menyeluruh di Dusun Mintreng dan sekitarnya. Pemerintah desa juga berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kondisi warga serta melakukan berbagai langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang. (MAH)



Desago
27 Agustus 2025 08:19:47
Gotong royong warga Mintreng Desa Baturagung menjadi bukti kekompakan dalam membangun akses jalan demi...