Desa BATURAGUNG
Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan
Kepala Desa Baturagung Hadiri Kegiatan Sosialisasi Penanganan Pascabencana Areal Sawah Terdampak Banjir
Baturagung.id, 8 Mei 2025 — Pemerintah Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan hari ini menggelar kegiatan penting bertajuk Sosialisasi Penanganan Pascabencana Areal Sawah Terdampak, sebagai respons terhadap musibah banjir yang melanda wilayah tersebut pada tanggal 9 Maret 2025 lalu. Acara tersebut berlangsung di Balai Desa Baturagung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan dihadiri oleh berbagai pihak penting di tingkat provinsi dan kabupaten.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap nasib para petani yang lahannya terdampak akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang, yang menyebabkan banjir meluas hingga ke area pertanian di Desa Baturagung. Sebagai langkah awal dalam rangka pemulihan dan penanganan pascabencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah bersama BPBD Kabupaten Grobogan memfasilitasi kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait langkah-langkah yang akan diambil pemerintah dalam menangani dampak kerusakan tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, hadir langsung Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Provinsi Jawa Tengah, Kalak BPBD Kabupaten Grobogan, Perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Grobogan, perwakilan dari Kecamatan Gubug, serta Kepala Desa Baturagung, yang turut mendampingi sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan petani terdampak.
Kepala Desa Baturagung dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan menunjukkan komitmen untuk membantu warganya yang terdampak bencana. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan perhatian dari berbagai instansi pemerintah, baik dari tingkat provinsi maupun kabupaten. Kehadiran beliau sekalian memberi harapan bagi masyarakat, khususnya para petani yang mengalami kerugian besar akibat banjir Maret lalu,” ungkapnya.
Kegiatan ini diawali dengan pemaparan oleh Kalak BPBD Kabupaten Grobogan yang menyampaikan gambaran umum mengenai penanganan bencana, serta rencana intervensi jangka pendek dan jangka panjang untuk meminimalisir risiko bencana serupa di masa mendatang. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan dinas teknis untuk mempercepat pemulihan lahan pertanian.
Dalam forum diskusi yang terbuka, perwakilan petani terdampak menyampaikan langsung keluhan dan harapan mereka kepada pihak terkait. Mereka berharap agar proses penanganan pascabencana dilakukan dengan cepat dan menyeluruh, sehingga mereka dapat kembali menggarap lahan dan memulihkan perekonomian keluarga.
Sementara itu, Perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan memberikan penjelasan teknis mengenai upaya rehabilitasi lahan pertanian, termasuk kemungkinan pemberian bantuan benih, perbaikan saluran irigasi, dan pendampingan bagi petani dalam masa tanam berikutnya. “Kami akan melakukan pendataan secara rinci, dan bagi petani yang terdampak parah, kami upayakan untuk diberikan bantuan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” jelasnya.
Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya menjadi ajang informasi satu arah, tetapi juga menjadi ruang partisipatif bagi warga untuk menyuarakan aspirasi dan mendapat klarifikasi atas berbagai kebijakan penanganan pascabencana. Semangat gotong royong dan kebersamaan terlihat jelas dalam suasana forum, yang berlangsung kondusif dan penuh harapan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan langkah-langkah penanganan pascabencana di Desa Baturagung dapat segera dilaksanakan secara terstruktur dan tepat sasaran. Pemerintah Desa Baturagung bersama masyarakat berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dan provinsi dalam proses pemulihan serta pembangunan kembali wilayah yang terdampak. (MAH)



Desago
27 Agustus 2025 08:19:47
Gotong royong warga Mintreng Desa Baturagung menjadi bukti kekompakan dalam membangun akses jalan demi...