Desa BATURAGUNG
Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan
Guru TK Se-Kecamatan Gubug Bagikan Takjil kepada Korban Terdampak Banjir di Dusun Mintreng, Warga Senang

Baturagung_Smartvillage, 14 Maret 202 – Dalam semangat berbagi di bulan Ramadan, sejumlah guru dari Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, melaksanakan aksi sosial yang penuh makna dengan membagikan takjil kepada warga korban banjir di Dusun Mintreng, khususnya di RT 05 RW 05. Kegiatan ini berhasil menyentuh hati banyak pihak, terutama bagi mereka yang tengah berjuang menghadapi dampak bencana alam tersebut.
Banjir yang melanda beberapa hari terakhir mengakibatkan banyak warga terpaksa mengungsi dan rumah-rumah terendam air. Kondisi ini membuat warga membutuhkan bantuan, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari selama masa pemulihan. Melihat kondisi ini, guru-guru TK yang tergabung dalam komunitas IGKTI di Kecamatan Gubug memutuskan untuk menyelenggarakan kegiatan berbagi takjil sebagai wujud kepedulian kepada sesama.
Acara tersebut berlangsung pada sore hari, menjelang waktu berbuka puasa. Ratusan paket takjil yang terdiri dari kolak, kurma, air mineral, dan berbagai jenis makanan ringan dibagikan kepada warga yang berada di tempat pengungsian maupun yang sedang berada di sekitar area yang terdampak banjir. Para guru TK turut terjun langsung memberikan takjil dalam kegiatan sosial ini.
Sejumlah warga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih mereka atas bantuan yang diterima. "Alhamdulillah, ini sangat membantu kami yang sedang kesulitan di masa-masa sulit akibat banjir. Terima kasih kepada ibu-ibu guru yang sudah peduli dan berbagi takjil," ujar Sudarmanto, salah seorang warga yang terdampak banjir.
Kepala Desa Mintreng, Pak Mubasir, juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif para guru TK. "Kami sangat mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan oleh guru-guru TK se-Kecamatan Gubug. Ini bukan hanya sekadar memberikan makanan berbuka, tetapi juga memberikan semangat dan perhatian kepada masyarakat kami yang tengah berjuang menghadapi bencana," ujarnya.
Salah satu guru TK yang turut berpartisipasi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan moral dan sosial bagi warga yang terdampak. "Sebagai guru, kita tidak hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai kepedulian dan berbagi. Kami berharap aksi kecil ini bisa memberikan sedikit kebahagiaan bagi mereka yang sedang menghadapi ujian," katanya.
Kegiatan pembagian takjil ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dari dunia pendidikan dapat memberikan dampak positif, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di masyarakat sekitar. Banyak pihak berharap bahwa semangat kebersamaan ini dapat terus berkembang, dan kegiatan serupa bisa lebih sering dilakukan di masa depan, terutama dalam situasi bencana atau keadaan darurat lainnya. (MAH)



Desago
27 Agustus 2025 08:19:47
Gotong royong warga Mintreng Desa Baturagung menjadi bukti kekompakan dalam membangun akses jalan demi...